Lelayu

Sayup sayup bola mata ini melihat dari kejauhan
Sudah banyak kursi biru tertata memanjang
Sudah terpasang bendera kecil berwarna putih yang usang terlambai lambai oleh angin yang sendu
Seolah telah tahu siapa yang berduka
Selangkah demi selangkah telah ku tapaki jalan ini menuju rumah pemilik bendera putih itu
Sudah terpajang jauh sebuah keranda tua berjalan
Sudah terjemur beberapa lembar kain batik yang masih basah
Sudah tertata banyak gelas berisi teh panas dan makanan kecil
Dan sudah terbungkus kain putih berlapis jenazah itu

Bau wewangian sudah merasuk ke hidung, menusuk ruang pemompa darahku, dan menyentakkan nafasku
Seketika itu aku tersadar atas kehadiranku dirumah duka ini
Membuatku ingat akan kelopak kelopak mawar merah yang sudah dirangkai dan dirajut tergerai menyelimuti sang jenazah

Isak tangis, tetes air mata, terdengar dan berlinangan dari orang yang berikatan darah dengan sang jenazah
Kini, sepotong puzzle dari sebuah gambar telah terlepas
Membuat kelengkapan keluarga itu semakin berkurang

***

Kini...
Matahari yang terbit sudah merangkak ke puncak langit
Tenda biru yang sudah dipasang mulai ramai dikerumuni orang
Bukan seperti pasar
Bukan terjadi jual beli
Bukan ada uang
Tapi
Sebuah upacara pemakaman
Yang ada jenazah dan bunga bunga

Kepergiannya....
Telah disaksikan embun embun daun talas bak berlian kristal yang memantulkan kilau cahayanya
Untuk memberikan hantaran terakhir penutup upacara
Dan untuk mengakhiri upacara pemakaman ini,
Salah seorang laki laki tua berdiri di depan pengeras suara memamitkan serta membacakan do'a untuk jenazah
Saat itulah keluarganya untuk terakhir kali melihatnya

Lalu
Berangkatlah jenazah itu ke tempat terakhirnya di dunia
Ke sebuah pemakaman kecil di pojok desa
Setapak demi setapak
Jenazah itu meninggalkan rumah duka dan kerabatnya di dunia
Meninggalkan berjutajuta kenangan
Meninggalkan kerinduan yang mendalam

Dan dari balik sana
Dari suatu ruang tersembunyi yang tak bisa ditangkap oleh retina mata,
Tuhan telah menunjukkan kekuasaan-Nya atas takdir-Nya menentukan apa yang akan terjadi pada hamba - hamba-Nya

Huallahualam....

Komentar